Jumat, 26 April 2013

Psikologi Kepribadian dan Psikologi Perkembangan

Walaupun banyak terdapat perbedaan antara para ahli teori kepribadian , namun menurut Thomae (1968) ada suatu persamaan pendapat, yaitu bahwa setiap pribadi mempunyai ciri-cirinya yang khas. Tidak adasatu orang pun yang mempunyai ciri seratus persen sama dengan orang lain; setiap orang adalah pribadi yang khusus. Disamping itu juga ada suatu stabilitas  dalam kepribadian  seseorang hingga dapat dikatakan ada suatu identitas pribadi. Mekipun ada perubahan yang  dialami seseorang, pada dasarnya orang tadi tetap mewujudkan pribadinya sendiri.

Menurut Pawlik (lihat Anhagen, 1994 h.394) harus diadakan pemisahan antara psikologi kepribadian dan psikologi diferensial. Psokologo kepribadian meneliti sifat-sifat perasaan dan tingkah laku keseuruhan yang berbeda dengan orang-orang lain. Psikologi diferensial sebaliknya meneliti perbedaan dalam perasaan dan tingkah laku serta sebab-sebab perbedaan itu.

Hasil penelitian dalam psokologi selam 10 tahun menghasilkan model 5 paktor yang dikenal The Big Five  :
  1. Ekstrovert - introvert
  2. Menyenangkan - tidak menyenangkan
  3. Teliti - tidak teliti
  4. Stabil dalam emosi - tidak stabil
  5. Kaya akan ide - miskin akan ide
Psikologi perkembangan lebih mempersoalkan paktor-paktor yang umum yang mempengaruho perkembanganyang terjadi dalam diri yang khas itu.Titik berat yang diberikan oleh para ahli psikologi perkembangan adalah pada relasi antara kepribadian dan perkembangan. Hal tersebut disebabkan oleh pendapat bahwa keseluruhan kepribadian itulah yang berkembang, meskipun beberapa aspek masih menonjol pada masa-masa perkembangan tertentu, misalnya bagan fungsi indara dan fungsi motorik lebih menonjol di tahun-tahun pertama. Ahli psikologo perkembangan lebih tertarik pada struktur yang berbeda-beda pada pribadi yang sedang berkembang, pada urut-urutan perkembangannya maupun hubungannya satu sama lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar